Arab Saudi Tarik Tiga Produk Kopi Ginseng dan Cokelat, Termasuk Bintan Sky


Riyadh – Pada Kamis (06/08), Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (Saudi Food and Drug Authority/SFDA) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tidak mengonsumsi tiga produk kopi dan cokelat berbahan ginseng setelah hasil uji laboratorium menemukan kandungan nortadalafil, zat kimia yang dilarang.

Produk yang dimaksud meliputi Parsa Coffee (Coffee with Ginseng), Parsa Choco (Dark Chocolate with Ginseng) dan Bintan SKY (Coffee with Ginseng). Ketiga produk tersebut dipasarkan dalam kemasan sachet 100 gram.

SFDA mengimbau masyarakat untuk segera menghentikan konsumsi produk tersebut serta membuang sisa produk yang masih dimiliki. Menurut otoritas itu, kandungan zat terlarang di dalamnya berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi individu yang memiliki penyakit kronis.

Selain mengeluarkan peringatan, SFDA menyatakan telah melakukan penarikan seluruh produk terkait dari peredaran. Otoritas juga akan terus memperketat pengawasan terhadap produk pangan guna memastikan seluruh produk yang beredar memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.

Dalam keterangannya, SFDA mengungkapkan bahwa proses hukum terhadap perusahaan importir telah dimulai. Berdasarkan Undang-Undang Pangan Arab Saudi, pelanggaran terhadap ketentuan keamanan pangan dapat dikenai sanksi berupa denda hingga 10 juta riyal Saudi (sekitar 2,67 juta dolar AS), hukuman penjara maksimal 10 tahun, atau keduanya sekaligus.

SFDA juga mengajak masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran keamanan pangan melalui pusat layanan terpadu sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan pasar.

Kandungan Nortadalafil Berisiko bagi Kesehatan
Nortadalafil merupakan senyawa kimia yang memiliki struktur serupa dengan tadalafil, obat resep yang umum digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Keberadaan senyawa tersebut yang tidak dicantumkan pada label produk dinilai berbahaya karena dapat memicu efek samping serius serta berinteraksi dengan obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi pengguna.

Singapura Pernah Keluarkan Peringatan Serupa
Peringatan terkait nortadalafil juga pernah dikeluarkan oleh Health Sciences Authority (HSA) Singapura. Mengutip laporan Channel News Asia, HSA sebelumnya memerintahkan penarikan sejumlah produk yang mengandung zat tersebut karena berisiko menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis, serangan jantung, hingga stroke.

Dalam kasus lain, HSA menemukan produk pelangsing Choco Fit mengandung sibutramine, obat penekan nafsu makan yang telah dilarang di Singapura sejak 2010 karena meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Otoritas tersebut juga memperingatkan masyarakat terhadap produk Hamer Candy yang dipasarkan secara daring setelah ditemukan mengandung bahan obat keras yang tidak dicantumkan pada labelnya.

HSA kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati membeli suplemen kesehatan maupun produk pelangsing dari sumber daring yang tidak jelas. Produk yang telah dicampur bahan obat tertentu dapat mengandung zat aktif yang tidak dicantumkan pada label sehingga berpotensi membahayakan kesehatan konsumen. (*)